Batu Garnet
Nama lain dari batu garnet adalah batu biduri delima (sebutan dari para gemslovers Indonesia) yang merupakan campuran keizelzuur dengan tingkat kekerasan sekitar 7 skala Mohs. Namun beberapa jenis garnet bisa lebih rapuh daripada yang lainnya karena memiliki karakteristik yang berbeda-beda pada tiap varietas garnet.
Pada umumnya batu garnet sangat mengkilau dan tembus cahaya dengan warna yang bermacam-macam seperti merah, ungu, coklat, hijau, biru, orange, kuning, putih, dan hitam. Keindahan batu ini mengundang orang untuk memberi nama yang beragam seperti manilam anggur, biduri delima, biduri anggur, dan mirah anggur.
Pembentukan garnet selalu terjadi dalam batuan metamorf yaitu batuan yang terbentuk dari lava atau batuan sedimen, yang telah berubah disebabkan tekanan, panas, atau kombinasi keduanya. Sehingga batu garnet sering ditemukan di batu seperti gneiss dan sekis. Semua garnet mengkristal dalam sistem kristal isometrik.
Batu garnet adalah batu permata yang sebenarnya sudah terkenal sejak dahulu kala. Batu jenis ini merupakan batu yang paling penting karena memiliki kekerasan yang sangat tinggi dan juga warna yang sangat indah dan juga cantik. Batu berupa batu garnet sebenarnya adalah batu yang tidak menggambarkan suatu mineral tunggal, tetapi batu ini merupakan sekelompok mineral isomorf yang berkaitan dan membentuk satu rangkaian antara satu sama lain. Sehingga, batu ini juga memiliki farian yang sangat banyak dari berbeda bentuk dan juga berbeda warna. Tetapi, warna yang paling sering didapat dari batu ini adalah batu yang berwarna merah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar