Cari Blog Ini

Minggu, 17 Januari 2016

Kalender Georgian

KALENDER GREGORIAN (MASEHI)
Kalender Gregorian atau kalender Masehi, sudah menjadi standard penghitungan hari internasional.

Pada mulanya kalender ini dipakai untuk menentukan jadual kebaktian gereja-gereja Katolik dan Protestan.
Kalender gregorian merupakan pembaruan dari kalender Julian. Dalam 16 abad pemakaian kalender Julian, titik balik surya sudah bergeser maju sekitar 10 hari dari yang biasanya ditengarai dengan tanggal 21 Maret tiap tahunnya. Hal ini membuat kacaunya penentuan hari raya Paskah yang bergantung kepada daur candra dan daur surya di titik balik tersebut.pemikiran tentang koreksi ini sebenarnya telah mulai dipergunjingkan dengan keluarnya tabel-tabel koreksi oleh gereja sejak zaman Paus Pius V pada tahun 1572.
Dekrit rekomndasi baru dikeluarkan oleh penggantinya, yaitu Paus Gregorias XIII, dan disahkanlah pada tanggal Februari 1582. Isinya antara lain tentang koreksi daur tahun kabisat dan pengurangan 10 hari dari kalender Julian. Dengan demikian, tanggal 4 Oktober 1582 Julian, esoknya adalah tanggal 15 Oktober 1582 Gregorian. Tanggal 5 hingga14 Oktober 1582 tahun Gregorian tidak pernah ada dalam sejarah kalender ini. Kalender ini memuat 97 tahun kabisat tiap 400 tahun. Tahun-tahun yang bisa dibagi seratus tidak dianggap tahun kabisat sekalipun bisa dibagi empat, kecuali bisa dibagi 400. koreksi ini berlaku surut sampai pada Konsili Nicaea pada 325, saat hari paskah ditetapkan. Tingkat kekeliruan Cuma satu hari untuk tenggang waktu 4.000 tahun.

Sejak saat itulah awal tahun dimulai pada 1 Januari, sebab pada waktu-waktu sebelumnya dimulai pada 25 Maret. Tahun baru yang diawali dengan 25 Maret ini, agaknya masih berdampak pada dunia pajak di negara Eropa, yang mulai tahun pajaknya pada 25 Maret atau disekitar awal April. Pada mulanya kaum Protestan tidak menyetujui reformasi Gregorian ini, baru pada abad berikutnya kalender itu diikuti.

Dalam tubuh Katolik sendiri,kalangan gereja ortodoks juga bersikeras untuk tetap mengikuti kalender Julian, namun sejak abad ke 18 itu, banyak negara di dunia menggunakan kalender Gregorianus yang telah mengoreksi Kalender Julius Caesar.

Tetapi Inggris baru ikut menggunakan kalender tersebut pada tahun 1752.
TIDAK CUMA KALENDER MASEHI
Sampai saat ini terdapat sekitar 40 model kalender yang masih digunakan diseluruh dunia. Tenggang waktu tiap kalender berbeda-beda menurut perhitungannya sendiri, sehingga perubahan tahun diantara mereka juga berbeda-beda.
Tahun 2012 kalender internasional identik dengan kalender Byzantium tahun 7520, China / Imlek tahun (2262/2263), India (1924), Jawa (tahun ehe 1944) Yahudi (5772) dan Islam (1433/1434) dan seterusnya. Ini karena kalender internasional sendiri agaknya juga tidak sempurna.

Seperti diketahui, ia mula-mula diperkenalkan di Roma pada abad 526 SM oleh Dionysius Exiguus. Dasar kalkulasinya adalah seluruh periode hidup Yesus. Dionysius mengira kelahiran Yesus pada 25 Desember 1 SM.

Ternyata perhitungannya meleset. Berbagai riset modern memperkirakan kelahiran Yesus pada tahun 6 SM atau 4 SM. Tidak jelas apakah “salah hitung” sekitar 4-6 tahun tersebut sudah dikoreksi. Yang jelas, kalender Dionysius itu Cuma bagian kecil dalam perkembangan sejarah kalender internasional, termasuk sejumlah koreksi dan penyempurnaan di dalamnya selama berabad-abad.
Sumber Annida No. 05/XIII/1-15 Des. 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar