Tourmaline adalah nama gemologi untuk kelompok penting dari mineral boron silicate. Batu Tourmaline (atau Turmalin) bisa ditemukan dalam berbagai warna. Karena ketersediaan warnanya yang berlimpah, Tourmaline dianggap sebagai salah satu batu permata yang paling serbaguna saat ini. Namanya diduga berasal dari bahasa Sinhala, “Turamali”, yang artinya “Batu dengan berbagai warna”, mengacu pada keanekaragaman warnanya.
Tourmaline diduga pertama kali digunakan sebagai batu permata sekitar tahun 1500-an. Pada tahun 1875, George Kunz, seorang kolektor mineral dari Amerika, memperkenalkan Tourmaline berwarna hijau yang berasal dari tambang di Gunung Mica di Maine Amerika Serikat kepada Tiffany & Co, yang kemudian memicu minat akan Tourmaline dan menyebabkan meningkatnya popularitasnya di pasar perhiasan batu permata.
Batu Tourmaline bisa memiliki berbagai macam warna mulai dari yang putih bening sampai hitam. Tourmaline yang putih bening dianggap sebagai yang paling langka, tetapi anehnya, juga yang paling murah. Yang berwarna hitam adalah yang paling umum. Kebanyakan Tourmaline memiliki dua atau lebih warna dalam satu batu.
Batu Opal adalah bentuk amorfis dari silika yang berkaitan dengan kuarsa (bentuk mineraloid-nya, bukan mineral). 3% hingga 21% dari berat keseluruhannya berupa air, namun biasanya isinya antara 6% hingga 10%. Opal terbentuk pada suhu yang relatif rendah dan ada di retakan setiap jenis batuan, umumnya ditemukan bersama limonit, batu pasir, riolit, marl dan basal. 97% opal berasal dari Australia dan merupakan batu permata nasionalnya.[4]
Struktur dalam opal membuatnya mampu menyebarkan cahaya; tergantung kondisi tempat batu ini terbentuk yang membuatnya dapat memunculkan berbagai warna. Warna opal bervariasi mulai dari jernih sampai putih, abu-abu, merah, jingga, kuning, hijau, biru, magenta, mawar, slat, zaitun, cokelat, dan hitam. Dari warna-warna tersebut, merah dan hitam adalah yang paling langka, sementara putih dan hijau sangat umum. Opal juga bervariasi dalam kepadatan optiknya mulai dari opak hingga semi-transparan. Untuk dipakai pada batu permata, warna alaminya sering digunakan dengan meletakkan lapisan opal tipis pada batu gelap seperti basal.
Batu Opal Api
dan
Batu Tourmaline
Tidak ada komentar:
Posting Komentar